fbpx

Teknologi yang semakin cepat membuat Anda harus terus siap dengan segala perubahannya. Tak terkecuali pada perkembangan media sosial dan pemasaran digital yang mengikutinya.

Pembaharuan dan perkembangan teknologi selalu terjadi setiap tahunnya. Teknologi yang telah ada akan semakin pintar dan cerdas, dan perkembangan ini akan memiliki fase yang sangat cepat. Dengan keadaan yang seperti itu, Anda perlu mempelajari serta mengikuti update-nya, sehingga Anda dapat memanfaatkan perkembangan teknologi untuk pemasaran bisnis dan produk Anda dengan lebih baik lagi.

Berdasarkan data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, pengguna internet di Indonesia telah mencapai 63 juta orang. Angka tersebut bisa terus bertambah setiap tahunnya. Seiring meningkatnya kelas ekonomi masyarakat, Indonesia kini tengah didominasi oleh generasi muda yang paham teknologi. Generasi ini terbiasa mencari informasi tentang apapun, layanan ataupun produk, melalui jejaring internet.

Bahkan, generasi ini pun tak segan menghabiskan uang mereka dengan berbelanja online. Namun, digital marketing platform apakah yang sebenarnya sering dikunjungi oleh para online buyers dari Indonesia? Berikut ini Katarsa.id menyajikan daftar digital marketing platform yang paling populer di Indonesia menurut portal Hootsuite pada We Are Social Reports for 2018.

1. YouTube

Riset Google menemukan bahwa pada negara-negara Asia seperti Thailand dan Indonesia, mengakses YouTube telah menjadi suatu kegiatan sosial di mana para penggunanya saling berbagi minat yang sama terhadap suatu hal secara online dalam durasi yang panjang. Bahkan, Google memberi julukan “YouTube Enthusiast” kepada orang-orang yang menghabiskan waktu lebih dari 10 jam dalam seminggu di YouTube.

Pengguna YouTube di Indonesia memanfaatkan platform ini untuk banyak hal. Ada yang hanya untuk mencari hiburan, menambah wawasan, membagikan kesenangan, atau bahkan memasarkan produk mereka. Tokopedia merupakan salah satu brand lokal Indonesia yang memiliki audiens lebih besar di YouTube dibandingkan brand lokal lainnya, yaitu 546 juta viewers dan 128 ribu subscribers saat tulisan ini dibuat. Bahkan, iklan Tokopedia yang berjudul Showcase the True You with Tasya Farasya menduduki urutan pertama dalam 10 iklan YouTube terpopuler antara Juli-Desember 2018.

Lalu, mengapa hal ini menjadi penting? Para YouTube Enthusiast dengan ragam minat dan kesukaan tersebut lah yang disasar oleh Tokopedia. Maka, membuat konten berkualitas di YouTube bisa menjadi salah satu jalan untuk mengubah seorang “Youtube Enthusiast” menjadi konsumennya.

2. Facebook 

Kata Facebook pasti sudah tidak asing lagi di telinga Anda. Platform digital yang dibuat oleh Mark Zuckerberg ini dapat berfungsi menjadi sebuah pasar yang menguntungkan untuk para penjual dan pembeli. Bagaimana tidak, sekitar 40% dari pengguna Facebook menggunakan platform ini untuk mencari informasi tentang produk dan rekomendasi produk. Sementara itu, 31% dari pengguna Facebook melakukan keputusan pembelian berdasarkan rekomendasi.

Fitur iklan yang ada pada Facebook juga memudahkan para pengusaha untuk memasarkan produknya sesuai dengan target pasar. Salah satu contoh kesuksesan melalui fitur iklan Facebook adalah Yoyok Rubiantono yang merupakan chairman PT Yoshugi Media Group. Yoyok memasarkan produknya berupa panci melalui Facebook dan meraup omzet sekitar sepuluh miliar rupiah perbulan dengan budget iklan seratus hingga tiga ratus juta perproduk. Yoyok memasarkan produknya tidak hanya ke dalam negeri tapi juga keluar negeri.

Namun tentunya, beriklan melalui Facebook juga membutuhkan keseriusan dan ilmu yang cukup ya, agar usaha beriklan Anda di Facebook tidak sia-sia.

3. WhatsApp 

Pada bulan Januari tahun 2018, aplikasi Whatsapp Business telah diluncurkan. Dengan hadirnya platform tersebut diharapkan banyak pebisnis lokal yang menggunakannya sebagai media berkomunikasi dengan konsumen. Dengan adanya integrasi WhatsApp ke akun Facebook dan Instagram, pengguna media sosial juga dapat dengan mudah mengirim pertanyaan, membuat pesanan, atau memberi keluhan dan saran melalui Whatsapp.

Untuk sekarang aplikasi tersebut hanya tersedia di android dan di wilayah Indonesia, Meksiko, Inggris, dan Amerika Serikat untuk membantu usaha-usaha kecil. Saat ini, penggunaan WhatsApp dalam berbisnis telah menuai hasil.

Salah satu contoh UMKM di Indonesia yang menggunakan WhatsApp Business adalah Baiza Sushi (@baizasushi). Baiza Sushi memanfaatkan WhatsApp Business sebagai media komunikasi dan informasi. Di mana para konsumen dapat mengetahui informasi mengenai produk dan promosi melalui broadcast message yang dikirimkan oleh Baiza Sushi. Para konsumen juga dapat memesan produk Baiza Sushi dengan mudah melalui WhatsApp.

platform-digital-marketing

Platform Digital Marketing Baiza Sushi

4. Instagram

Indonesia merupakah salah satu dari empat negara dengan pengguna Instagram terbesar. Facebook yang merupakan perusahaan induk Instagram mengakui bahwa Instagram dapat mempengaruhi perilaku berbelanja terlebih saat liburan.

UMKM yang telah berhasil memasarkan produknya adalah Bittersweet by Najla yang dimiliki oleh Najla Bisyir. Berawal dari menjajakan kuenya hanya ke teman-teman terdekat dan hanya terjual 3-5 kue setiap harinya bahkan pernah tidak sama sekali terjual, berkat usaha yang gigih semakin hari permintaan terhadap produk Bittersweet by Najla semakin banyak,  Najla Bisyir akhirnya lebih serius dalam menggeluti bisnis makanannya ini dan memasarkan produknya melalui Instagram. Najla Bisyir melihat peluang pemasaran yang sangat besar melalui Instagram.

platform-digital-marketing

Foto: @bittersweet_by_najla

Bittersweet by Najla hadir di Instagram sejak 2017 dan sekarang telah memiliki 288 ribu pengikut dengan harga penjualan 50 – 100 ribu rupiah per kotak. Akun Bittersweet by Najla selalu memasarkan produknya lewat Instagram Stories dan Instagram Post setiap harinya.

Konten yang ditampilkan juga tidak hanya berupa informasi tentang produk, tetapi juga keadaan dapur tempat pembuatan kue-kue yang dijual. Maka dari itu, konsumen pun lebih percaya terhadap kualitas yang diberikan oleh produk-produk Bittersweet by Najla.

5. LINE 

Perusahaan pesan instan yang berasal dari Jepang yaitu LINE telah meluncurkan sebuah fitur yaitu LINE TODAY yang didedikasikan untuk Indonesia sebagai negara yang memiliki 90 juta pengguna aktifnya. Langkah tersebut merupakan upaya strategis untuk menumbuhkan loyalitas terhadap layanan LINE di Indonesia.

platform-digital-marketing

Foto: techinasia.com

LINE ingin memonetisasi fitur layanannya yaitu LINE Business Contact yang telah digunakan oleh banyak perusahaan lokal, salah satunya adalah GO-JEK. GO-JEK memanfaatkannya untuk berkomunikasi dengan pengguna LINE dan menawarkan fitur-fitur seperti pemantauan real-time  pengemudi ojek serta taksi online.

Dari 5 platform digital marketing terpopuler tersebut, manakah yang sudah Anda gunakan untuk memasarkan produk Anda? Layaknya sebuah promosi, sebuah iklan akan lebih efektif bila ditayangkan melalui banyak media. Hal tersebut juga berlaku dalam memasarkan produk secara digital. Anda perlu memasarkan melalui banyak platform sehingga dapat menjangkau target pasar yang lebih luas dengan kesempatan yang tak terbatas.

Artikel ini adalah bagian dari serial #MantapBerStartup untuk kalangan Startup.