fbpx

Apakah Anda siap untuk menjadikan diri Anda sebagai pemimpin industri, memberdayakan basis pelanggan Anda saat ini, menjangkau target market baru, dan pada akhirnya, membuat bisnis makin bersinar hingga melipatgandakan pendapatan bisnis? Jika Anda menjawab “ya,” maka sudah waktunya untuk mempertimbangkan strategi konten marketing baru dengan memulai podcast untuk kembangkan bisnis Anda.

Podcast adalah bentuk pemasaran baru yang populer dan cukup terjangkau. Apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan podcast? Istilah podcast telah lama lahir seiring dengan lahirnya perangkat pendengar musik produksi Apple, iPod. Secara sederhana, podcast merupakan singkatan dari “iPod” dan “Broadcast”.

Podcast yang juga dikenal dengan nama “Audio Blogging” terasa mirip dengan medium radio. Bedanya, radio disiarkan melalui saluran frekuensi, sedangkan podcast dapat diakses melalui platform streaming apa saja. Pada 2018 lalu, survei yang dilakukan DailySocial menunjukkan konten bertema bisnis yang dibawakan oleh entrepreneur atau pengusaha punya paling banyak peminat, diikuti oleh selebritas di peringkat kedua dan para ahli di peringkat ketiga.

Dengan biaya yang relatif murah, semakin banyak startup dan brand yang mulai menggunakan medium podcast untuk kembangkan bisnis. Jika Anda masih ragu, berikut ini Katarsa.id memiliki 5 alasan mengapa podcast semakin menjadi tren content di kalangan brand, startup dan influencer.

  1. Menjadi “Thought Leader” dengan podcast

Apa yang dimaksud dengan “Thought Leader”? Istilah thought leader populer untuk menyebut mereka terus berinovasi dengan tujuan menjadi ahli atau expertise dalam industri. Menjadi thought leader berarti juga menjadi sumber yang terpercaya dan menjadi tolak ukur bagi kompetitor. Opini dari seseorang atau brand yang dianggap sebagai thought leader kerap memberikan dampak yang signifikan karena memacu industri tersebut untuk terus berinovasi, sehingga terbentuklah pola industri yang dinamis.

Podcast memberi Anda kesempatan untuk membangun identitas brand dengan menampilkan keahlian Anda pada platform di mana audiens Anda dapat mencerna konten Anda berulang-ulang. Seiring bertambahnya episode podcast Anda, anggota audiens baru dan lama dapat menyelam jauh ke dalam basis data podcast Anda. Ini akan memberi pendengar kesempatan luas untuk menyerap pengetahuan yang Anda bagikan, sehingga Anda mendapatkan kepercayaan dan membentuk citra thought leader pada bisnis Anda.

  1. Membangun Hubungan

Medium podcast bersifat intim. Dalam siaran podcast, Anda sebagai host dituntut untuk berbagi pengalaman dengan audiens yang akan mendengarkan podcast Anda secara langsung dan personal. Singkat kata, host podcast memiliki tanggung jawab penuh untuk membuka mata semua pendengar yang terlibat, hanya dengan membagikan konten melalui siaran mereka.

Seorang host podcast yang baik, tidak hanya ahli di bidangnya, tapi juga dapat membuat audiens nya semakin tertarik dan terus menginginkan topik baru, hingga akhirnya menaruh kepercayaan pada konten-konten yang disajikan.

Lagi-lagi, kata kunci disini adalah ‘kepercayaan’. Orang-orang akan melakukan bisnis dengan penyedia layanan/produk yang mereka percaya. Bangun hubungan Anda sebagai host dengan audiens, sehingga akan terbentuk sebuah pola kedekatan yang dapat menjadi prospek untuk menjaring konsumen baru.

Salah satu brand besar yang mulai menapaki jejak dalam siaran podcast adalah GO-JEK. Melalui serial podcast GO FIGURE, CEO sekaligus founder GO-JEK, Nadiem Makarim, membagikan pengalaman dan mengekspos “dapur” dari perusahaannya yang tidak banyak diketahui masyarakat. Podcast GO FIGURE kini menjadi salah satu saluran resmi CEO GO-JEK untuk berkomunikasi dengan masyarakat secara lebih dekat.

  1. Jalin kolaborasi

Kolaborasi yang dimaksud di sini yaitu mendatangkan host tamu yang berasal dari industri yang sama dengan Anda. Mendatangkan seorang thought leader lain memang tidak mudah, tapi dampaknya akan luar biasa bagi pendengar podcast Anda. Kredibilitas Anda akan naik seiring dengan diskusi yang berbicara tentang praktik bisnis Anda sendiri.

Usahakan berbagi cerita tentang bagaimana bisnis Anda telah mengubah hidup banyak orang, sehingga pendengar Anda akan ter-influence dengan sendirinya. Kisah-kisah inspiratif yang menyentuh hidup banyak orang sehari-hari juga dapat dengan mudah diterima secara emosional oleh pendengar Anda, sehingga apapun yang Anda siarkan dapat diingat lebih baik. Semakin autentik diskusi Anda dengan kolaborator juga akan semakin meningkatkan minat pendengar pada podcast Anda.

  1. Marketing dari mulut ke mulut

Pikirkan tentang berapa kali Anda merekomendasikan seseorang tentang film, musik, buku, atau podcast yang Anda sukai. Sudah menjadi kebiasaan manusia sebagai makhluk sosial untuk berbagi akan banyak hal yang kita sukai.

Saat pendengar Anda telah nyaman dan terus mendengarkan podcast Anda, mereka akan secara sadar merekomendasikannya ke teman-teman terdekat atau bahkan se-profesinya. Semakin banyak mereka berbicara, semakin banyak pendengar Anda akan tumbuh. Dan semakin banyak pendengar yang Anda miliki, semakin banyak konsumen potensial yang ingin belajar lebih banyak tentang mengapa mereka membutuhkan layanan Anda.

  1. Edukasi diri akan bisnis Anda

Anda mungkin berpikir Anda sudah tahu semua yang perlu diketahui tentang bisnis Anda. Meskipun Anda kemungkinan besar adalah pakar di bidang Anda, kita semua selalu dapat mempelajari hal-hal baru, bahkan tentang hal yang paling dekat dengan kita.

Dengan siaran podcast rutin, Anda akan menjadi lebih fasih dalam hal-hal yang Anda katakan tentang bisnis Anda. Anda akan lebih banyak belajar bagaimana pembaca memahami cara Anda menyajikan bisnis Anda. Anda akan mendapatkan pemahaman yang relevan tentang apa yang berhasil dan apa yang tidak dalam bisnis Anda, karena secara konsisten Anda dapat berkomunikasi dengan para pemimpin industri dan konsumen.

Semakin dalam Anda memahami bisnis Anda, semakin baik pula Anda mengoptimalkan podcast untuk kembangkan bisnis Anda.

Podcast untuk Kembangkan Bisnis

Foto: Melanie Pongratz/Unsplash

Kesimpulan

Saat ini, saluran podcast mungkin belum terlalu dikenal seperti popularitas media sosial lain di Indonesia. Namun, seiring dengan terus bergeraknya era digitalisasi, proyeksi mesin pencari yang akan semakin giat pada pencarian audio digital disinyalir akan membuat podcast memiliki posisi yang penting di masa depan. Saat ini, dua platform podcast yang cukup populer yaitu iTunes dan Spotify, tengah banyak digandrungi karena menyajikan siaran podcast dengan konten bermutu dan relevan dengan kebutuhan konsumen. Jadi, sudah tertarik memulai podcast untuk kembangkan bisnis? Mulailah dengan membuat rencana konten marketing yang elaboratif dan mencerminkan potensi bisnis Anda!

Artikel ini bagian dari serial #KatarsaBLINK (Katarsa Brand Link) untuk serial Katarsa for Brand.