fbpx

Chief marketing officer dari Virgin Group yaitu Ian Rowden berkata bahwa “The best brand built on a great stories”  Banyak sekali brand yang menjadikan latar belakangnya sebagai sebuah cerita yang dapat menarik perhatian, membentuk identitas, bahkan menjadi modal jual. Hal ini dapat menjadi salah satu strategi marketing untuk bisnis Anda, lho! Oleh karena itu, Katarsa.id akan membahas mengenai brand stories untuk mengembangkan bisnis Anda!

Apa itu brand stories?

Brand stories merupakan cerita di balik brand Anda yang tidak sekadar konten dan narasi tetapi merupakan sebuah perwakilan yang dapat memperkenalkan brand Anda jauh lebih dalam kepada audiens. Dengan brand stories Anda juga dapat membentuk keyakinan audiens terhadap brand Anda melalui poin-poin menarik yang Anda sampaikan. Cerita yang Anda katakan kepada audiens adalah sebuah gambaran fakta, perasaan, dan interpretasi yang memiliki pesan kuat. Sehingga, audiens akan tertarik dan mulai mencari tahu lebih banyak mengenai brand Anda.

Ceritakanlah segala elemen dari brand Anda seperti cerita dibalik nama brand Anda, warna khas yang Anda pilih untuk brand Anda, karyawan Anda, dan hal-hal lainnya. Dari segala elemen tersebut tentunya harus mencerminkan kebenaran dan fakta tentang brand Anda.

Nantinya, brand stories yang Anda buat dapat di baca oleh audiens melalui website, brosur yang Anda sebarkan, juga presentasi yang Anda sampaikan. Oleh karena itu, brand stories adalah sebuah kompilasi mengenai kejujuran dan kreatifitas sehingga memunculkan sebuah daya tarik.

Kenapa Anda perlu membuat brand stories?

Anda perlu membuat brand story bila brand Anda tidak ingin dianggap sebelah mata. Banyak orang yang menganggap sebuah brand hanyalah sekadar brand tanpa latar belakang yang kuat. Oleh karena itu, Anda perlu menceritakan brand Anda secara dalam dan keluarkan perbedaan-perbedaan brand Anda dengan kompetitor Anda. Anda perlu menjadi pusat perhatian diantara kompetitor Anda dan membangun citra dari brand yang dapat membuat audiens peduli pada Anda. Dengan kata lain, Anda perlu membuat brand Anda diingat oleh audiens.

Salah satu contoh bisnis yang berkembang dengan brand stories adalah Vanilla Hijab. Founder Vanilla Hijab yaitu Atina memiliki akun pribadi di Instagram bernama @ceritavanilla yang isinya bukan hanya tentang brand Vanilla Hijab tetapi juga berisi cerita yang memotivasi dan menginspirasi banyak orang. Sehingga terjadilah suatu koneksi kuat antara brand dan audiens yang menyebabkan banyak orang tertarik untuk membeli Vanilla Hijab.