fbpx

Pada era digital, konten merupakan penghasil uang. Namun, konten tanpa struktur seperti kapal tanpa kapten. Efektivitas konten ditentukan oleh pendekatan yang digunakan untuk menjangkau audiens sasaran. Untuk itu, konten memerlukan perencanaan yang matang. Namun, seperti apa itu perencanaan yang optimal?

Secara singkat, perencanaan konten atau content plan dapat menjangkau audiens yang lebih luas melalui publikasi organik, membantu membangun kepercayaan, dan dapat mengubah pengunjung menjadi pelanggan tetap. Oleh karena itu, Anda perlu mengembangkan konten website yang bersifat well-written, actionable dan shareable untu mendidik pembaca, menyebarkan bisnis dari mulut ke mulut, dan memperkuat reputasi bisnis Anda.

Sekarang, apa yang dimaksud dengan pengembangan konten?

Pengembangan konten atau content development adalah perencanaan strategis dan pelaksanaan di balik pembuatan dan distribusi konten. “Pengembangan” konten dapat dilihat sebagai koin dua sisi, yaitu:

1. Sisi pertama: perencanaan strategis (bagaimana dan kapan mendistribusikan konten)
2. Sisi kedua: pembuatan konten (penulisan konten yang kreatif dan inovatif)

Untuk dapat menghasilkan konten yang terbaik, Anda harus menguasai kedua disiplin ilmu tersebut. Namun, bagaimana Anda dapat mencapai keseimbangan yang Anda inginkan? Pada artikel ini, katarsa.id merangkum tahapan untuk mengembangkan konten website bisnis Anda.

1. Tentukan sasaran konten Anda

Sasaran konten dapat ditentukan dengan menjawab beberapa pertanyaan berikut:
1. Nilai apa yang hendak disampaikan konten ini? (pendidikan, problem solving?)
2. Untuk siapa Anda membuat konten? (ahli, profesional, fans?)
3. Di mana Anda mem-postingnya? (blog, situs web, media sosial, atau keduanya?)
4. Kapan Anda akan mempublikasikan konten ini? (membuat jadwal konten)
5. Bagaimana audiens Anda dapat menemukan konten ini? (strategi saluran dan platform)
6. Apa yang membuat konten Anda berbeda dari pesaing Anda? (Keunikan, inovasi)

2. Pelajari audiens Anda

Anda dapat mempelajari audiens dengan beberapa hal:
1. Perhatikan kebiasaan dan perilaku pembelian pelanggan Anda.
2. Perhatikan komentar dan saran pelanggan di media sosial.
3. Biasakan diri Anda dengan tools seperti Google Demographics and Interests.

3. Buat kalender konten

Membuat kalender konten merupakan hal yang penting jika Anda ingin mengembangkan konten website. Kalender konten akan membantu Anda dalam mengetahui jumlah dan jenis konten yang akan dipublikasikan secara periodik. Selain itu, kalender akan mencegah duplikasi konten dan kekosongan dalam topik tertentu. Dalam pembuatan kalender konten, Anda perlu memetakan jadwal konten yang akan dibagikan, frekuensi postingan, dan tanggal postingan yang spesifik.

4. Rencanakan proses penulisan yang efisien

Penulisan yang efisien dapat dicapai dengan:
1. Merancang template untuk blog, kertas putih, infografis, skrip video, bagan, dan grafik
2. Merancang pedoman menulis untuk Anda dan tim agar sesuai branding dan konsisten
3. Menguji variasi konten
4. Mengatur nada untuk audiens yang berbeda
5. Kumpulkan data tentang kinerja konten yang memeroleh hasil terbaik.

5. Pelajari competitor Anda

Competitor atau pesaing merupakan hal yang tidak boleh luput dari perhatian Anda. Anda dapat mempelajari pesain Anda dengan:
1. Menganalisis pesaing teratas dan perhatikan pekerjaan terbaik mereka
2. Tentukan kekurangan pesaing Anda dan ambil langkah untuk mengisi kekosongan itu
3. Minta audiens Anda untuk menulis daftar keinginan mereka dan mulai berikan apa yang mereka inginkan.

6. Kuasai optimasi SEO

Search Engine Optimization merupakan inti pemasaran digital yang efektif. Anda perlu memahami dasar-dasar penulisan SEO yang baik, yaitu:
1. Pastikan semua konten web Anda tersusun secara rapi
2. Pastikan untuk menggunakan pemformatan yang tepat (H1, H2, dll.)
3. Buat URL halaman yang singkat dan gunakan tanda hubung untuk memisahkan kata
4. Pelajari cara kerja peringkat Google. Hasilkan konten yang bagus dan Google akan memprioritaskan konten website Anda
5. Lakukan riset kata kunci secara teratur dengan menggunakan tools seperti SEMrush untuk menemukan kata kunci terbaik dan paling relevan untuk konten Anda
6. Ikuti perkembangan tren karena pemasaran SEO selalu berubah-ubah.

7. Sediakan konten gratis untuk pengunjung

Untuk mengembangkan konten website, Anda perlu mendidik pembaca melalui materi berupa tips yang bersifat actionable dan tools bermanfaat yang dapat mereka gunakan. Apa jenis konten gratis yang harus Anda tawarkan?
1. Artikel Blog. Blog adalah alat pendidikan luar biasa untuk menampilkan keahlian dan gaya penulisan brand Anda. Konten online seperti blog akan mudah dicerna oleh audiens Anda.

2. Konten email harus menghibur dan bermanfaat jika Anda ingin orang membacanya. Anda dapat memberikan informasi penting tentang industri Anda dan layanan yang Anda tawarkan.

3. Infografis dan meme. Infografis berisi data yang kompleks dengan penyampaian yang Selain itu, meme adalah cara yang menyenangkan untuk membuat konten Anda bersifat shareable bagi generasi muda.

4. Konten video adalah cara yang bagus untuk menampilkan kepribadian brand Anda.

5. Tutorial dan kursus. Konten pendidikan selalu digemari oleh pelanggan dan dapat membuktikan bidang keahlian Anda. Tutorial atau kursus ini dapat berbentuk video atau PDF.

6. Template. Jenis template yang Anda tawarkan kepada pelanggan dapat disesuaikan dengan layanan Anda.

7. E-book. Walaupun e-book memerlukan investasi waktu yang cukup banyak, e-book akan membantu Anda dalam menyusun seluruh komponen platform, seperti peta situs yang menunjukkan layanan dan keahlian Anda.

8. Pelajari konten dengan kinerja terbaik

Konten dapat diibaratkan seperti bulu yang menggelitik keingintahuan pelanggan. Konten yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan menunjukkan nilai brand dapat merangsang minat, menyelesaikan masalah audiens dan membuat mereka menginginkan lebih. Hal ini akan  membangun reputasi Anda sebagai pakar dalam industri yang Anda kerjakan.

Beberapa hal yang dapat Anda lakukan:
1. Menjadi menarik. Menangkan hati audiens dengan menyediakan informasi dasar. Kemudian perkenalkan wawasan baru tentang tantangan terkait dan bantu mereka mengatasi tantangan itu.
2. Jawab pertanyaan audiens Anda. Untuk meningkatkan level permainan konten, Anda harus memberikan jawaban yang lebih baik daripada pesaing Anda.
3. Mengutip pendapat pakar industri. Kutipan, statistik, dan studi menambah kredibilitas pada konten Anda. Manfaatkan pendapat para ahli lainnya (selama mereka bukan pesaing Anda).
4. Mudah beradaptasi. Atur konten Anda berdasarkan interaksi dan perilaku pelanggan. Seperti yang dikatakan David Ogilvy, “Jangan pernah berhenti mencoba, dan upaya periklanan Anda tidak akan pernah berhenti membaik.”
5. Menulis untuk audiens. Mengetahui audiens Anda adalah kunci untuk memenangkan mereka. Anda perlu menyesuaikan bahasa, nada, dan informasi dengan demografis yang Anda targetkan.
6. Tautan ke sumber Domain Authority (DA) yang tinggi. Situs web dengan otoritas domain tinggi berfungsi sebagai sumber yang dipercaya oleh audiens. Konsep DA dibuat oleh Moz, perusahaan induk dari browser Firefox. Ia menggunakan skala otoritas 1-100 (100 adalah situs web yang terbaik).
7. Belajar Menulis untuk “Scanners“. Studi menunjukkan orang tidak membaca media online seperti di media cetak. Mereka membaca dengan teknik memindai. Artinya, Anda hanya memiliki beberapa detik untuk memenangkan perhatian mereka.
8. Gunakan storytelling. Pembuat konten terbaik menggunakan metode storytelling yang menarik untuk memikat pembaca dan menjual pesan mereka — untuk menjelaskan masalah dan solusi melalui narasi yang sesuai. Dalam menggunakan storytelling, Anda juga harus melibatkan aspek analogi, humor, dan emosi untuk membuat cerita mudah diingat.

Jika Anda tertarik dengan pengembangan konten website dan ingin membawa website bisnis Anda ke tingkat berikutnya, katarsa.id siap membantu Anda. Silahkan menghubungi kami di sini!