fbpx

Persona merupakan kunci penting dalam membangun keterlibatan dan loyalitas pembaca. Membangun persona pembaca bertujuan untuk mempersempit target audiens sehingga pemasaran yang kamu lakukan dapat semakin fokus. Oleh karena itu, persona pembaca akan membuat strategi pemasaran menjadi lebih cepat, lebih mudah, dan lebih efektif. Kamu mampu memahami pembaca, menyederhanakan proses pembuatan konten, dan mampu menyesuaikan postingan blog dengan kebutuhan, keinginan, perilaku, dan pertanyaan audiens secara spesifik.

Persona pembaca merupakan deskripsi fiktif yang dirangkai berdasarkan data dari orang yang mewakili audiens ideal atau target audiens. Pada dasarnya, jika kamu tahu siapa yang membaca kontenmu, kamu akan tahu apa yang harus ditulis. Persona pembaca yang kuat dihasilkan melalui riset dan pengetahuan mendalam yang dikumpulkan dari para pembaca blog. Jika kamu baru mulai menulis blog, sebaiknya kamu fokus pada beberapa persona utama terlebih dahulu dan membangun persona niche di tahapan selanjutnya.

Seperti yang sudah disinggung di atas, membangun persona pembaca membutuhkan riset, survei, dan wawancara dengan audiens yang sudah membaca artikel blogmu, pelanggan bisnis, dan audiens ideal atau target audiensmu. Berikut adalah beberapa metode yang kami rangkum untuk membantumu dalam membangun persona pembaca:

  1. Wawancara pembaca blogmu dan tanyakan alasan mereka membaca kontenmu, apa yang mereka sukai dan tidak sukai. Tanyakan postingan blog spesifik yang merka sukai. Perhatikan kosakata, permaianan kata, dan referensi yang digunakan dalam postingan tersebut. Jika kamu melakukan wawancara secara langsung, perhatikan juga gaya berpakaian, aksesoris, dan keperibadian mereka secara keseluruhan
  2. Baca dengan teliti data yang kamu miliki untuk mengetahui bagaimana prospek atau pembaca bisa menemukan dan membaca kontenmu
  3. Manfaatkan formulir untuk mengambil informasi persona. Misalnya, kamu dapat menanyakan seputar pekerjaan, ukuran perusahaan, atau informasi lokasi untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana perbedaan antara satu persona dengan persona lainnya
  4. Tanyakan kepada tim sales/penjualan kamu, seperti apa prospek pelanggan yang paling sering berinteraksi dengan mereka? Seperti apa siklus penjualan yang mereka gunakan? Bagaimana caranya prospek tersebut dapat dikonversi menjadi pelanggan?
  5. Diskusikan dengan tim mengenai persona pembaca idealmu. Bagian dari proses membangun persona pembaca adalah menanyakan kepada tim dan diri sendiri mengenai audiens yang paling tepat untuk blog bisnismu. Proses ini akan memaksamu untuk membandingkan ide yang kamu hasilkan dengan riset pasar yang kamu kumpulkan.

Dalam berdiskusi mengenai persona pembaca, terdapat beberapa pertanyaan yang dapat kamu pertimbangkan, diantaranya:

1. Siapa mereka ?

  • Berapa umur mereka?
  • Dimana mereka bekerja dan berapa lama?
  • Berapa banyak tim mereka?
  • Mengapa mereka melakukan apa yang mereka kerjakan?

2. Apa yang mereka kerjakan?

  • Apa yang memotivasi mereka?
  • Apa tujuan pokok dari karier mereka?
  • Apa cita-cita/aspirasi mereka?
  • Mengapa mereka beralih pekerjaan di masa lampau?

3. Apa yang mereka ingingkan?

  • Apa harapan dan mimpi mereka?
  • Seperti apa konten yang meereka minati dan baca saat ini?
  • Apa yang mereka pikirkan sepanjang hari?

4. Bagaimana mereka menghabiskan waktu?

  • Apa yang mereka baca?
  • Apa yang mereka share?
  • Bagaimana mereka mempelajari hal baru?
  • Apa yang mereka sukai dan tidak sukai dalam?

Catatan penting yang perlu kamu ingat adalah persona pembaca harus diperlakukan sebagai entitas yang hidup dan bernapas. Seiring berjalannya waktu, mereka mungkin akan mengubah apa yang mereka baca, dimana mereka bekerja, bagaimana mereka mengedukasi diri, dan lainnya. Oleh karena itu, kamu perlu melakukan riset pasar secara teratur dan kunjungi persona pembaca sesering mungkin agar dapat selalu up-to-date.

Jika kamu tertarik untuk membangun persona pembaca dan mengembangkan blog bisnismu, jangan ragu untuk menghubungi kami di sini!